News

Prabowo Ingin Petani Jadi Penerima Manfaat Terbesar Program B50

Karawang, Jawa Barat (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto menegaskan petani harus menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari kebijakan hilirisasi kelapa sawit seiring peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50.

"Inilah upaya kita semuanya. Jadi hari ini tonggak bersejarah. Petani kita juga akan terus meningkatkan penghasilannya. Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik," kata Prabowo saat peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis.

Menurut Presiden, implementasi B50 menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah industri kelapa sawit.

Meski demikian, Prabowo menegaskan arah utama kebijakan tersebut harus berpihak kepada petani agar mereka menjadi kelompok yang paling menikmati manfaat ekonomi dari proses hilirisasi.

Presiden mengatakan dampak berbagai kebijakan pemerintah mulai dirasakan masyarakat di sejumlah daerah. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari berbagai provinsi, tingkat kesejahteraan petani menunjukkan peningkatan yang tercermin dari naiknya daya beli.

"Saya juga dapat laporan dari berbagai provinsi bahwa petani-petani kita sekarang meningkat pembelian motor, pembelian mobil meningkat puluhan persen," ujar Prabowo.

Selain itu, menurut Kepala Negara, semakin banyak petani yang mampu menunaikan ibadah umrah dan berkurban, yang dinilainya menjadi indikator meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

"Artinya mereka sekarang memiliki uang. Ini tujuan pembangunan kita, rakyat kita harus makmur," katanya.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan menerima kondisi ketika rakyat hidup dalam kemiskinan di tengah melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

Karena itu, seluruh kebijakan hilirisasi, termasuk pengembangan biodiesel berbasis kelapa sawit, diarahkan agar manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat, terutama para petani.

"Dan kita tidak boleh rendah diri. Kita tidak boleh menerima bahwa rakyat kita harus miskin. Kita negara yang kaya, rakyat kita juga harus menikmati kekayaan itu," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para peneliti, akademisi, Pertamina, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pengembangan biodiesel nasional.

Ia mendorong inovasi terus dilakukan agar Indonesia dapat melangkah lebih jauh setelah keberhasilan implementasi B50.

"Saya sampaikan terima kasih para ilmuwan dari kampus-kampus. Teruskan pengkajian ini. Terima kasih Pertamina dan semua jajaranmu. Teruskan, jangan berhenti di B50, kalau bisa B60," ujar Prabowo.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: